Cara Menghitung Zakat Mal dan Ketentuan Harta yang Kena Wajib Zakat

Cara Menghitung Zakat Mal GlobalZakat

Zakat mal berbeda dengan jenis zakat fitrah, dimana jika zakat fitrah memang sudah diwajibkan bagi setiap umat muslim yang masuk dalam golongan-golongan tertentu, nilainya juga sudah pasti, namun tidak dengan zakat maal, ada cara menghitung zakat mal yang harus Anda keluarkan setiap beberapa jenis harta. Seperti diantaranya adalah barang dagang, kemudian juga ada hewan ternak, logam mulia atau bahkan barang temuan. Zakat ini dikhususkan untuk mensucikan harta yang Anda miliki, karena sebenarnya dari setiap harta yang dimiliki oleh seseorang, maka ada sebagian diantaranya yang menjadi kewajiban bagi orang-orang yang membutuhkan, inilah caranya untuk meningkatkan tolong menolong.

Adapun beberapa jenis syarat wajib harta yang dikenai dengan zakat ini, diantaranya adalah:
  1. Milik penuh, bukan termasuk kepemilikan dari orang lain, melainkan sepenuhnya adalah dari Anda sendiri. Sehingga diwajibkan untuk mengeluarkan zakat nya.
  2. Berkembang, harta tersebut haruslah yang memiliki nilai atau potensi senantiasa meningkat, sebut saja diantaranya adalah produk investasi yaitu emas, atau bahkan hewan ternak yang kian lama harganya juga akan semakin tinggi.
  3. Mencapai nisab, atau ada ukuran minimal tertentu dimana harta tersebut memang sudah wajib untuk dikeluarkan zakat nya, seperti diantaranya adalah emas, dimana setiap 20 dinar ukurannya maka harus dizakati. Atau mungkin perak yang nilai wajib zakat adalah minimal 200 dirham.
  4. Lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya, inilah yang juga harus menjadi perhatian sehingga tak salah mengartikan, harta yang dimiliki jika memang nilainya banyak, namun setara atau bahkan kurang dari kebutuhan pokok tak wajib dikeluarkan zakat nya. Berbeda dengan jika harta tersebut nilainya tinggi melebihi kebutuhan Anda. Sehingga harus keluar zakat.
  5. Bebas dari hutang, mereka yang memiliki banyak harta, namun masih terlilit hutang agaknya wajib memanfaatkan harta tersebut untuk membayar hutang terlebih dahulu dibandingkan dengan menggunakannya untuk kebutuhan lain, termasuk diantaranya adalah zakat. Karena memang masih ada sebagian dari hak orang lain yang tertelan di harta tersebut.
  6. Sudah melewati masa haul, haul dikenal juga dengan masa simpan harta tersebut, umumnya adalah lebih dari 1 tahun, maka harta bisa dizakati. Sedangkan jika jangka waktu pemakaiannya belum sampai 1 tahun tidak wajib, kecuali untuk beberapa jenis barang tertentu, termasuk diantaranya adalah barang dagangan yang silih berganti.
Setiap zakat yang Anda keluarkan jangan anggap sebagai beban, melainkan itu justru adalah sebuah berkah, Anda bisa mengeluarkan zakat artinya keuangan baik, dan Allah juga menjanjikan bagi siapa saja yang mengeluarkan zakat tersebut akan ditambah lebih banyak rejekinya kedepan. Berkali-kali lipat dibandingkan dengan yang sudah dikeluarkan tersebut. Jadi jangan ragu untuk berzakat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.