Bagaimana Cara Menghitung Simulasi KTA?

Simulasi KTA

Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah produk pinjaman yang memberikan fasilitas kredit tanpa mengharuskan calon nasabah mempersiapkan suatu aset untuk dijadikan jaminan atas pinjaman tersebut. Sebagai gantinya, bank akan mengambil keputusan berdasarkan riwayat kredit dari calon nasabah. Biasanya, KTA dimanfaatkan oleh orang-orang yang sedang membutuhkan dana untuk mengembangkan bisnis mereka. Namun, tak sedikit juga nasabah perseorangan yang mengajukan KTA untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

Meski tidak mengharuskan Anda untuk memberikan jaminan, Anda masih perlu mengingat bahwa mengajukan KTA berarti utang. Jika tidak dibayarkan sesuai ketentuan yang telah disepakati, ada konsekuensi yang harus ditanggung. Oleh sebab itu, sebelum mengajukan KTA, hitung dengan cermat pendapatan dan pengeluaran bulanan Anda. Tambahkan biaya cicilan KTA ke pengeluaran per bulan untuk melihat apakah Anda masih punya sisa pendapatan yang cukup untuk ditabung. Itulah mengapa penting pula bagi Anda untuk melakukan simulasi KTA.

Mekanisme Pinjaman KTA 
1.    Tentukan bank
Lakukan riset atau browsing internet untuk memilih bank dengan program KTA yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Bandingkan batas nominal pinjaman dan jumlah bunganya, lalu pilih yang paling ringan. Perhatikan pula syarat dan ketentuan apa saja yang harus Anda penuhi. Di DBS, misalnya, Anda harus berusia 21-55 tahun untuk bisa mengajukan KTA dengan pendapatan kotor per bulannya minimal Rp 3 juta (karyawan) atau Rp 5 juta (wiraswasta dan profesional).
 
2.    Siapkan dokumen
Setiap bank tentu memiliki syarat dokumen tersendiri. Namun, umumnya, bank akan meminta dokumen berupa aplikasi asli, fotokopi KTP, fotokopi kartu kredit, dan fotokopi NPWP/SPT PPH 21. Apabila diperlukan, pihak bank juga berhak meminta dokumen tambahan.

3.    Mendatangi bank
Jika sudah mantap dengan keputusan untuk mengajukan KTA dan bank pilihan Anda, kini saatnya Anda mendatangi bank tersebut. Beberapa bank bahkan sudah menyediakan layanan mengurus KTA via online atau dengan bantuan pihak yang dapat dipercaya.
 
4.    Verifikasi dan survei
Pihak bank akan menghubungi Anda melalui telepon untuk mengonfirmasi kelengkapan syarat dan ketentuan pengajuan KTA. Idealnya, mereka juga akan mengadakan wawancara, baik melalui telepon atau bertemu langsung dengan Anda. Pihak bank juga akan mendatangi tempat tinggal dan tempat kerja Anda untuk melakukan survei.


5.    Tunggu kabar
Setelah semuanya selesai, kini saatnya Anda menunggu kabar dari bank tentang persetujuan pengajuan KTA Anda. Umumnya, pihak bank memerlukan 3-7 hari kerja untuk memproses pengajuan KTA Anda.
 
Simulasi Pinjaman KTASaat melakukan riset atau browsing untuk memilih bank yang cocok, jangan lupa mencatat setiap batas nominal pinjaman dan suku bunganya. Setelah itu, Anda dianjurkan melakukan simulasi pinjaman KTA untuk menghitung jumlah cicilan yang nantinya harus Anda bayarkan tiap bulan. Katakanlah Anda hendak mengajukan KTA sejumlah RP 20 juta dengan jangka waktu 24 bulan. Sementara itu, suku bunga yang ditetapkan setiap bulannya adalah 0,99%. Untuk menghitung cicilan setiap bulannya, rumus yang digunakan adalah:
 
(pinjaman + (pinjaman x suku bunga flat per bulan x tenor)) / tenor
Berdasarkan contoh kasus tersebut, perhitungan simulasi KTA untuk cicilan setiap bulan adalah:
(Rp 20 juta + (Rp 20 juta x 0,99% x 24)) / 24 = Rp 1.031.333,-
Maka, cicilan setiap bulannya adalah Rp 1.031.333,-

Hal yang perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan KTAKTA mungkin dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan Anda. Namun, karena merupakan utang, Anda masih harus memerhatikan beberapa hal sebelum mengajukan KTA ke bank, yaitu:
 
•    Total dari segala macam cicilan, termasuk KTA, tidak boleh melewati 30% dari penghasilan bulanan Anda.
 
•    Untuk pinjaman KTA, umumnya bank di Indonesia menerapkan suku bunga tetap. Artinya, bunga dihitung berdasarkan pinjaman awal dan karenanya, nilainya tidak akan turun meskipun Anda sudah melunasi sebagian pinjaman KTA.
 
•    Ambillah tenor atau periode pelunasan cecilan sesingkat yang Anda mampu. Semakin lama tenor yang dipilih, semakin banyak biaya yang harus Anda keluarkan.
 
•    Ada bank yang mengharuskan pembayaran penalty apabila Anda melunasi pinjaman lebih awal dari tenor yang disepakati. Pasalnya, bank akan kehilangan pendapatan yang seharusnya mereka dapat dari bunga Anda.

Jadi, sebelum mengajukan KTA, jangan lupa untuk memperhatikan berbagai penjelasan di atas. Luangkan waktu untuk riset dan melakukan simulasi pinjaman KTA untuk menyesuaikannya dengan kemampuan Anda dalam membayar cicilan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.